Kamis, 02 Juli 2009

My Tears

Aku selalu menangis ketika aku sedang merasakan kesedihan. Tanpa ada seorangpun yang tahu bagaimana dan kapan aku menangisinya. Aku selalu melakukannya ketika sendiri di kamar atau di kamar mandi. Tapi kali ini aku merasakan suatu kesedihan yang sering aku rasakan namun berbeda caranya bagaimana aku mendapatkan kesedihan ini. Hal ini benar-benar membuatku sedih, namun kali ini mengapa airmataku tidak keluar? Sudah berbagai macam cara aku ekspresikan agar airmataku keluar namun tetap saja tidak keluar.
Aku mencoba menceritakan hal ini kepada kakak perempuanku, dan akhirnya airmataku benar-benar mengalir dan tak berhenti. Tangisanku kali ini aku rasakan berbeda dari yang sebelumnya. Aku merasa sedikit lebih puas dari yang sebelumnya dan aku merasa bisa melupakan kesedihanku selama ini. Mungkin kini sudah waktunya aku mulai untuk tidak menghabiskan waktuku untuk sendiri. Untuk apa aku terus merasakan kesedihan sedangkan aku masih banyak saudara dan teman yang selalu menghiasi hari-hariku dimana mereka akan selalu ada untuk mengusir kesedihan-kesedihanku.

Yuli M. Lisa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar