Minggu, 31 Mei 2009

Cowokku Sayang

Aku tidak tahu siapa kau, atau dimana atau kapan kita akan bertemu, tapi yang jelas aku berharap tak lama lagi.
Aku berdoa semoga ketika kita bertemu dan saling jatuh cinta, kau akan mencintaiku, karena diriku, dan tidak mengharapkan seseorang yang lebih kurus atau lebih cantik. Ku harap kau akan membuatku tertawa, merawatku kalau aku sakit dan bisa dipercaya.
Ku harap kau akan ingat bahwa aku lebih suka daisy daripada mawar, dan bahwa warna kesukaanku adalah biru bukan merah muda. Ketahuilah bahwa mataku bukan coklat, tapi hitam dengan sedikit bercak coklat.
Kalau kita pergi berkencan, kau tidak perlu memeras otak memikirkan akan membawaku ke mana; yang penting aku akan bersamamu.
Kalau aku menangis, ketahuilah penyebabnya bukan kau, yang penting kau memelukku erat-erat, dan aku akan cepat sembuh. Dan jika penyebabnya kau, aku tetap akan sembuh.
Bertahu aku jika ada perbuatanku yang menggangumu, atau jika ada sesuatu yang terasa tidak pas. Aku ingin kau selalu bersikap jujur kepadaku. Jika aku mengalami hari yang tidak menyenangkan, kuharap kau akan menghujaniku dengan keyakinan dan senyum.
Ku harap kau tidak berpikir aku meminta terlalu banyak dirimu. Kuharap aku akan mengerti aku agak gugup dan sangat takut. Aku ingin bisa mengatakan bagaimana atau kapan kita akan bertemu, dan apakah kita akan saling mencintai. Setiap hubungan asmara adalah sebuah permainan kartu yang baru, dan …(ah)…aku tidak pernah main kartu. Tapi aku akan berusaha sebaik mungkin untuk bersikap baik dan sangat mencintaimu karena dirimu seutuhnya, tanpa berharap terlalu banyak darimu. Terima kasih karena telah mendengarkan; hanya ini yang aku minta.

Milikmu Selamanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar